Ibuku yang luar biasa tangguh, Tak ada kata yang mampu melukiskan perjunganmu untuk keluarga ini. Kasih sayangmu yang terus mengalir bak air jernih di sungai seberang sana. Kau begitu tangguh dalam mencurahkan kasih sayangmu, walau engkau harus membanting tulang untuk keluarga pula. Darimu aku belajar untuk tidak mudah menyerah dalam menghadapi apapun. Ibuku yang selalu sabar, Entah setinggi gunung apa dosa dan kesalahanku padamu yang telah kuperbuat selama ini. Perkataan, perbuatan, tingkah lau, tindak tanduk, semuanya. Malas mandi sore, malas bangun pagi, suka menunda-nunda permintaanmu, kadang nggak nurut, suka nggak sabar kalau ibuk minta diajari ngetik atau ngeprint. Engkau selalu sabar menghadapi tingkah anehku. Meski jengkel, kadang marah, engkau selalu memaafkan kesalahan-kesalahnku bahkan sebelum aku sempat meminta maaf. Darimu, aku belajar untuk bersabar. Ibuku yang cantik dan selalu tersenyum dalam perih sekalipun, Senyum kasihmu selalu tercurah bak waktu yang tak per...